X
Call & SMS. +855 78340187       Blackberry. 25C9B9D0
Oriental Casino

Saya Mimpikan Kembali ke Sepak Bola – Puyol

Update Terakhir: December 17, 2014

Carles PuyolSaya Mimpikan Kembali ke Sepak Bola – Puyol Pria yang berusia 36 tahun itu sudah resmi pensiun dari sepak bola professional pada bulan Mei tahun ini akan tetapi dengan jujur sang pria mengakui bahwa dia masih sering berniat dan juga tertarik untuk berada di bidang yang telah berhasil membesarkan namanya tersebut.

Mantan pemain bertahan andalan Barcelona yang baru saja pensiun yaitu Carles Puyol telah mengungkapkan bahwa dia bermimpi dapat kembali lagi ke sepak bola, tujuh bulan setelah dirinya resmi gantung sepatu.

Pria yang berusia 36 tahun itu sudah menghabiskan seluruh karirnya sebagai seorang pesepakbola di Camp Nou, yang mana itu berlangsung selama 15 tahun antara tahun 1999 sampai dengan tahun 2014 ini, sebelum kemudian mengumumkan pensiun pada bulan Mei pada tahun ini.

Puyol sejak saat itu mulai mengambil sebuah peran yang baru di dalam klub asal Spanyol tersebut sebagai Asisten Direktur Olahraga Barcelona, dan meskipun pria asal Spanyol itu dengan jujur mengakui bahwa cedera berarti bahwa dia tidak mungkin dapat bermain lagi, mengatakan bahwa dia amat sangat rindu untuk dapat bermain lagi.

“Saya itu sering bermimpi dapat kembali dan memainkan sepak bola lagi. Saya benar-benar sangat merindukan bermain dan juga berlatih, saya harus jujur. Akan tetapi pada saat ini saya sendiri masih tidak bisa memainkan olah raga sama sekali karena cedera lutut yang telah mengakhiri karir saya.”

“Sedikit demi sedikit itu memang secara perlahan-lahan menjadi lebih baik, akan tetapi saya pensiun karena saya benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Saya bahkan merasa sakit saat melakukan gerakan sehari-hari, saya bahkan belum mampu berlari.”

Karir Puyol bisa saja dengan mudah memiliki jalan yang sangat berbeda ketika dia memutuskan untuk pergi meninggalkan Blaugrana setelah Barca menerima tawaran dari Malaga ketika dia masih menjadi bagian dari skuad ‘B’ mereka.

Frank de Boer serta Michael Reiziger berada di depannya dalam urutan kekuasaan, akan tetapi dia menolak untuk pergi dan kemudian membuat terobosan masuk ke tim pertama di bawah asuhan pelatih Louis van Gaal di musim berikutnya.

“Ada banyak titik balik di dalam karir saya, akan tetapi jika saya harus memilih salah satu titik tertentu, tentu saja itu ketika saya hendak pergi meninggalkan Barcelona ‘B’ dan kemudian memutuskan untuk tetap tinggal.”

“Itu merupakan musim yang sama di bawah asuhan pelatih Van Gaal. Saya pergi ke tim utama dan kemudian bermain lebih dari 30 pertandingan.”

Dalam sebuah wawancara luas, mantan pemain tim nasional Spanyol itu kemudian juga menjelaskan saat yang paling membanggakan sebagai seorang pesepakbola profesional, akan tetapi secara mengejutkan itu bukan salah satu trofi yang telah diangkatnya dalam karirnya yang begitu berkilauan.

“Saya sedang melakukan pemulihan untuk cedera lutut saya menjelang partai final Liga Champions melawan Manchester United. Saya masih memiliki beberapa hari di London untuk bersiap dan saya mendiskusikan dengan orang-orang bahwa jika kami berhasil memenangkan pertandingan (Barca kemudian menang dengan skor akhir 3-1) maka saya ingin agar (Eric) yang Abidal mengangkat trofi. Tindakan itu mungkin merupakan salah satu yang paling saya banggakan dalam karir saya.”

Totti melangkah rehab atas cedera

Posted on October 6, 2015

Totti melangkah rehab atas cedera – Legenda Giallorossi merupakan mendekati comeback setelah cedera yang ditimbulkan agains yang baru dipromosikan Serie...